Tampilkan postingan dengan label sst kr. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sst kr. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Juli 2017

Ngebut Adalah Ibadah

Ada seorang yang yakin bahwa dengan berzikir dia akan lebih dekat dengan Tuhan. Sampai suatu ketika dia mendapat ilham dari stiker yang menempel di selebor motor: "Ngebut adalah Ibadah. Semakin ngebut, semakin dekat dengan Tuhan."
Sejak saat itu untuk mendekatkan diri dengan Tuhan selain dengan zikir, dia juga selalu mengebut saat bermotor. Barangkali pikirnya kalau dia mendekat ke Tuhan dengan Vario, Tuhan akan mendekatinya dengan CBR.

Minggu, 15 April 2012

Kumpulan SST Bukan TTS

Selasa, 10 April 2012

Umumnya persimpangan jalan hanya ada simpang-3, simpang-4 atau simpang-5 (protelon, prapatan atau proliman). Tapi di Bali, persisnya di Jalan Teuku Umar, Denpasar, ada simpang-6 dan di Jalan Ngurah Rai, Kuta, ada... Simpang Siur.--(Kiriman; Suhartoyo, Sribit Kidul, Sendangtirto, Berbah, Sleman, DIY (Jalan Yorya-Wonosari Km 9,3)


Senin, 9 April 2012

Kalimat Inggris ini saya dapat dari salah seorang mantan guru saya: The quick brown fox jumps over the lazy dog. Keistimewaannya adalah bahwa dalam kalimat inggris tersebut terdapat semua huruf Latin lengkap dari a sampa z.--(Kiriman; M.I.S. Dian Iin. Jalan Jinten No 1, Pajangan RT 04 RW XII, Kl Pajang, Solo 57146)





Kita tentu pernah dengar istilah debat kusir. Konon penemu dan pencipta istilah tersebut adalah diplomat ulung Haji Agus Salim yang pernah menjabat Menteri Luar Negeri RI 1947-1949. Pada suatu hari beliau naik delman di Bukittinggi (Sumbar). Ketika melewati suatu tanjakan, tiba-tiba kudanya "buang angin" alias kentut. Haji Agus Salim berkomentar pada kusir delman: "Wah kasihan, ini kudanya sedang masuk angin". Langsung "didebat" oleh kusir delman: "Pak, kalau ini bukan masuk angin, ini namanya keluar angin". Dialog singkat itu mengilhami munculnya istilah debat kusir, perdebatan ringan dan spontan tapi sulit dibantah.--(Kiriman: Pak Dhe Bono, Pujokusuman MG I/443, Yogya)

Sabtu, 18 Juni 2011

sst kr, Sabtu Pahing 18 Juni 2011

Teman saya, Pak Faried, kuliah S3 di Canberra, Australia. Suatu saat saya bertanya kepada beliau: "Kuliahnya di mana?"
Beliau jawab, "Di... anu"
Merasa belum dijawab, saya bertanya lagi "Di mana?"
Jawaban beliau tetap, "Di anu"
Karena jengkel, saya bilang "Dari tadi kok cuma ona-anu?".
Akhirnya dia jawab, "Di Australian National University, disingkat ANU"
Weee lhadalah, ternyata ANU itu nama universitas!--
(Kiriman: Ganjar Andaka, Jurusan Teknik Kimia, IST AKPRIND, Yogyakarta)-b

Rabu, 08 Juni 2011

SST KR, Rabu 8 Juni 2011

Saya dan keluarga gemar mencoba kuliner baru yang unik. Saat melihat bakso bakar di Bojong, Purbalingga, kami tergoda untuk mencoba, ingin tahu bagaimana rasanya. Ternyata yang dihidangkan sama saja dengan bakso pada umumnya. Istriku tanya, "Lha, pundi bakso bakare?" Enak saja penjual menjawab: "Sanes baksone sing dibakar, kula bakule sing namine Bakar!". Uwaaaah... cempulek jebul?!!--(Kiriman: Teguh Bambang Haryono SH, Jalan Kiswadi No 25, RT 2 RW 2, Purbalingga Lor 53311, Jateng)-b

Sabtu, 26 Maret 2011

SST KR, Sabtu Pon, 26 Maret 2011

Menurut teman saya, Doraemon ternyata kucing asli Jawa. Punya banyak "saudara". Yang buta namanya Doraweruh, yang sakit-sakitan namanya Dorasehat, yang bodoh namanya Doramudheng, yang tak punya malu namanya Doraigedheg, yang suka bohong namanya Dorajujur, yang pelupa namanya Doraeling.
(Kiriman: Stephanus Sumadi, SMP N 3 Nglipar, Gunungkidul, DIY)