Minggu, 15 April 2012

Kumpulan SST Bukan TTS

Selasa, 10 April 2012

Umumnya persimpangan jalan hanya ada simpang-3, simpang-4 atau simpang-5 (protelon, prapatan atau proliman). Tapi di Bali, persisnya di Jalan Teuku Umar, Denpasar, ada simpang-6 dan di Jalan Ngurah Rai, Kuta, ada... Simpang Siur.--(Kiriman; Suhartoyo, Sribit Kidul, Sendangtirto, Berbah, Sleman, DIY (Jalan Yorya-Wonosari Km 9,3)


Senin, 9 April 2012

Kalimat Inggris ini saya dapat dari salah seorang mantan guru saya: The quick brown fox jumps over the lazy dog. Keistimewaannya adalah bahwa dalam kalimat inggris tersebut terdapat semua huruf Latin lengkap dari a sampa z.--(Kiriman; M.I.S. Dian Iin. Jalan Jinten No 1, Pajangan RT 04 RW XII, Kl Pajang, Solo 57146)





Kita tentu pernah dengar istilah debat kusir. Konon penemu dan pencipta istilah tersebut adalah diplomat ulung Haji Agus Salim yang pernah menjabat Menteri Luar Negeri RI 1947-1949. Pada suatu hari beliau naik delman di Bukittinggi (Sumbar). Ketika melewati suatu tanjakan, tiba-tiba kudanya "buang angin" alias kentut. Haji Agus Salim berkomentar pada kusir delman: "Wah kasihan, ini kudanya sedang masuk angin". Langsung "didebat" oleh kusir delman: "Pak, kalau ini bukan masuk angin, ini namanya keluar angin". Dialog singkat itu mengilhami munculnya istilah debat kusir, perdebatan ringan dan spontan tapi sulit dibantah.--(Kiriman: Pak Dhe Bono, Pujokusuman MG I/443, Yogya)

Kamis, 05 April 2012

The 400 Blows (1959)

Tentang Film: IMDb - The 400 Blows

     Film pertama yang ditonton oleh Klub Film ayah-anak David-Jesse Gilmour. The 400 Blows (yang dalam bahasa Prancis, Les Quatre Cente Coups, merupakan idiom untuk "Jalani Hidupmu dengan Gila-gilaan") adalah sebuah autobiografi yang menyoroti kacaunya tahun-tahun awal Truffaut mangkir sekolah (dari Klub Film-nya David Gilmour. Setelah nonton filmnya dan baca lagi buku itu di bagian film ini, koneksinya terasa menyenangkan).
     Dalam film ini keromantisan kota Paris tak kasat mata, digusur oleh lalu-lalang bocah-bocah nakal Paris. Adegan lucunya saat semua murid kelas bubar sendiri-sendiri di belakang gurunya saat studi wisata keliling Paris (di mulai 46:10 sampai 47:40, DVDRip.Xvid.CTS). Dan adegan kerennya saat Antoine (Jean-Pierre Leaud) bercakap-cakap dengan psikater wanita (saat si psikater bertanya apa Antoine pernah berhubungan seks dengan perempuan. David Gilmour menulis ini momen yang membuatnya kagum). Senyum anak ini memang memesona saat itu :) (01:31:05). Yah, lagi-lagi, David Gilmour menyinggung keduanya di bukunya (Penulis terpaksa setuju kali ini).
     Kutipan:  "Aku tahu mereka mengajarimu banyak hal tak berguna di sekolah" (Gilberte Doniel).

Tempat unduh film: Mediafire - The 400 Blows
Subtitle Indonesia:Subscene - The 400 Blows

Selasa, 27 Maret 2012

"Tindakan di luar pemikiran dan rencana awal kadang bisa jadi undangan menarik bagi rasa sesal. Meski, tetap, siapa yang bisa melihat melebihi detik ini?"

Iman

Hari minggu kemarin ada teman bilang, "Wah, kalau *gnes mah emang menggoda iman." (Dia lagi lihat iklan bahan-buat-keramas di televisi, dan dia memang tipe orang yang punya iman--meski tak tahu juga seberapa kecil) .
     "Ah, itu sih tergantung orangnya," celetuk salah seorang yang lain, dan diamini oleh dua teman yang lain lagi.
     Kalau kata juri cari bakat stand up comedy yang pernah ditonton penulis di televisi, iman itu bahan lawakan yang 'nyaris' (entah nyaris yang beliau maksudkan itu apa).
     "Haiyo, itu kalau punya iman. Kalau nggak punya iman kan nggak bakalan tergoda." (penulis)

Kamis, 22 Maret 2012

Mencoba Nge-sub Indonesia: On the Waterfront (1954)

Info Film: IMDb - On the Waterfront (1954)

     Pertama 'kenal' film ini sebenarnya dari buku Klub Film-nya David Gilmour, nice book, anyway. Beliau menyinggung om Marlon Brando secara agak berlebihan (waktu baca bukunya. Setelah lihat filmnya kata 'agak berlebihan' itu seperti terdengar berlebihan bagi penulis.).
     Ada satu-dua hal lagi yang dibahas tentang film ini di bukunya, hal. 34-35.
     Kutipan favorit nih film: "Ini yang pertama, kuharap bukan jadi yang terakhir." (Terry Malloy). Itu saat Marlon Brando ngajak Eve Marie Saint ke bar untuk minum. Itu tegukan pertama buat Eddie Doyle (Eve Marie). Dan ini adalah aktivitas pengalihan bahasa subtitle pertama buat penulis. Alasan yang nggak dibuat-buat untuk suka tuh quote kan.
     (Mantan petinju pro beralih profesi menjadi buruh pelabuhan, berdiri melawan bos perserikatan buruh yang korup. Dia berada dalam dilema nurani. Antara membiarkan kejahatan luput dari hukum, meski dilakukan kawan-kawannya, atau mengungkapnya. ....)

Subtitle Indonesia: Subscene - On the Waterfront (1954)
Tempat unduh film: Mediafire - On the Waterfront (1954)